Langsung ke konten utama

Bumbu Praktis Nasi Goreng Seafood



Sahabat Puan ada yang suka makan nasi goreng seafood? Bila Sahabat Puan ingin memasaknya dengan cara mudah dan sederhana, Sahabat Puan bisa mencoba menggunakan bumbu praktis nasi goreng seafood Sajiku persembahan dari Ajinomoto.

Tenang saja, bumbu nasi goreng seberat 20 gram ini sudah memiliki label halal MUI dan memiliki izin BPOM RI  MD dengan nomor 255613016037. Bumbu praktis nasi goreng Sajiku saset yang bisa digunakan dari 2 – 4 porsi ini ternyata memiliki beberapa varian rasa lo, yakni nasi goreng rasa ayam, rasa pedas, rasa udang, dan rasa seafood.

Bumbu praktis nasi goreng seafood dibuat dengan rempah-rempah pilihan yang telah dikeringkan sehingga dapat membuat nasi goreng menjadi lezat tanpa bumbu tambahan lainnya. Bumbu ini cocok untuk Sahabat Puan, khususnya ibu-ibu untuk menyajikan sarapan nasi goreng untuk keluarga karena tergolong praktis.

Sahabat Puan tak perlu menambahkan bumbu-bumbu lainnya sebab nasi gorengnya sudah dijamin nikmat. Sebagai kreasi, Sahabat Puan bisa menambahkan telur, sayur, cumi, udang, bakso, dan lain-lain sesuai selera. Saat nasi goreng telah matang, aroma seafood-nya benar-benar menggoda. Perpaduan anatra aroma cumi, udang, dan ikan laut begitu kentara sehingga membuat tak sabar untuk menyantapnya.

Bumbu yang diproduksi oleh PT Ajinomoto Indonesia, Mojokerto dalam bentuk saset ini memiliki harga yang sangat terjangkau dan mudah didapatkan di warung-warung terdekat. Komposisi bumbu ini terdiri dari garam, gula, penguat rasa (mononatrium glutamat, dinatrium 5 inosinat, dan dinatrium 5 gualinat), bumbu cumi, bawang putih, rempah-rempah, perisa identik alami (udang, bawang putih), bubuk ikan, ekstrak paprika, dan pewarna karmin CI 75470.

Sebagai pembeli yang cerdas, Sahabat Puan harus tetap perlu memperhatikan taggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan bumbu ya! Karena keselamatan perut keluarga tergantung pada ketelitian Sahabat Puan dalam membeli sesuatu yang dikonsumsi.

Nah Sahabat Puan, ternyata di halaman belakang saset terdapat sebuah dua resep masakan yang aduhai sekaligus, yakni resep praktis memasak nasi goreng biasa dan resep risoto nasi seafood (3 – 4 porsi). Sahabat Puan bisa mencoba kedua resep ini di rumah dengan gembira sebab semua bahan-bahannya sederhana dan mudah didapatkan.

NB : pernah dimuat di majalah Puan tertanggal 10 Juli 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebelik Sumpah,Bisnis Sampingan Suku Anak Dalam

Sahabat Puan pernah mendengar sebelik sumpah khas sad (Suku Anak Dalam)? Jika belum pernah, ayo simak liputan puan.co!   Sebelik sumpah merupakan kerajinan tangan khas orang rimba / SAD di TNBD (Taman Nasional Bukit Duabelas). Kerajinan tangan ini berupa gelang, kalung, dan gantungan kunci. Orang rimba atau SAD meyakini bahwa kalung dan gelang sebelik sumpah memiliki kekuatan magis meski tanpa diberi mantra sekalipun. Mereka percaya bahwa orang yang memakai kalung dan gelang sebelik sumpah akan terbebas dari sumpah serapah orang-orang yang bermaksud jahat. Malah, sumpah serapah itu dipercaya akan berbalik ke tuannya, seperti senjata makan tuan. Selain itu, sebelik sumpah juga bisa menjadi penolak bala yang datang kepada mereka. Karena penasaran dengan kerajinan tangan khas ini, saya pun berkunjung ke Sako Napu Makekal Hulu di TNBD (Taman Nasional Bukit Duabelas) Merangin, Jambi. Di ibu kota Kabupaten Merangin, yaitu Bangko, tepatnya di mes Sokola Rimba, say...

Buku Profil Perempuan Pengarang & Penulis Indonesia

Oleh: Tri Wahyuni Zuhri Judul  : Profil Perempuan Pengarang & Penulis Indonesia Penulis : Kurniawan Junaedhie Penerbit : Kosa Kata Kita Jakarta Jumlah hlm. : 338 Tahun : 2012 Buku yang di tulis oleh Kurniawan Junaedhie dan di terbitkan oleh Kosa Kata Kita Jakarta, memang cukup banyak di cari. Terutama karena buku ini memuat sekitar 800-an lebih profil perempuan pengarang dan penulis Indonesia.  Sejak zaman Saadah Alim, perempuan pengarang kelahiran 1897, hingga Sri Izzati, pengarang kelahiran 1995. Dalam kata pengantar di buku ini, Kurniawan Junaeid menjelaskan alasannya membuat buku Profil Perempuan Pengarang dan Penulis Indonesia.  Selama ini masih sedikit sekali buku  literatur yang menjelaskan sepak terjang perempuan pengarang dan penulis di Indonesia.  Sebut saja buku-buku tersebut antara lain Leksikon Kesustraan Indonesia Modern Edisi Baru (Djambatan, 1981) di susun oleh Pemusuk Eneste, Leksikon Susastra Indonesia (Balai P...

Puisi Rini Febriani Hauri dalam Buku Antologi Puisi Wartawan se-Indonesia

Dua Puisi RFH di Buku Puisi Wartawan Indonesia Pesona Ranah Bundo dalam rangka Hari Pers Nasional 2018 Sumatera Barat sumber: L'imagerie Gallery Ladam Kuda Ladam kuda bergelantungan di atas pintu rumah panggung Oh, roh nenek moyang. Jagalah kami dari marabahaya Dan segala tuah ninik mamak tua tengganai Seruan bintang dan debur sungai tabir yang keruh Menjalar ke jembatan gantung Tidurlah dalam buaian kayu-kayu ulin Sebab tuju kelak berbalik ke tuannya Oh, betapa di kampung ini, leluhur Hidup kembali. Oh, Roh Nenek Moyang. Oh, Ladam Ladam Kuda. Jangan pernah hanyut sampai ke muara! Jerambah Bolong, 2017 Lubuk Larangan Barangkali daratan menghendaki bahwa kematian yang dikuburkan adalah perjalanan yang tak selesai maka, aku menjelma sungai dan mengalirkan kesepian bersama mantra penjaga ikan-ikan Pada segala hal yang misterius kusamarkan maut dalam deras arus bayang-bayang kail lumat ingatan seperti Nuh membelah lautan : karam bersama k...

Rise For Holiday