Langsung ke konten utama

Puisi Rini Febriani Hauri dalam Buku Antologi Puisi Wartawan se-Indonesia


Dua Puisi RFH di Buku Puisi Wartawan Indonesia Pesona Ranah Bundo dalam rangka Hari Pers Nasional 2018 Sumatera Barat

RYDENM178-2.jpg
sumber: L'imagerie Gallery

Ladam Kuda

Ladam kuda bergelantungan di atas pintu rumah panggung
Oh, roh nenek moyang. Jagalah kami dari marabahaya
Dan segala tuah ninik mamak tua tengganai
Seruan bintang dan debur sungai tabir yang keruh
Menjalar ke jembatan gantung
Tidurlah dalam buaian kayu-kayu ulin
Sebab tuju kelak berbalik ke tuannya
Oh, betapa di kampung ini, leluhur
Hidup kembali.
Oh,
Roh
Nenek
Moyang.
Oh,
Ladam
Ladam
Kuda.
Jangan pernah hanyut sampai ke muara!

Jerambah Bolong, 2017


Lubuk Larangan

Barangkali daratan menghendaki
bahwa kematian yang dikuburkan
adalah perjalanan yang tak selesai
maka, aku menjelma sungai
dan mengalirkan kesepian
bersama mantra penjaga ikan-ikan

Pada segala hal yang misterius
kusamarkan maut dalam deras arus
bayang-bayang kail lumat
ingatan seperti Nuh membelah lautan
: karam bersama kerakusan

Kelak aku akan mati dalam tubuhku
dibanjiri lumpur dan batu-batu
ketika kata-kata tak lagi bertuah
terdengar riuh mesin yang pecah

Hidup semakin getir sonder hari tua
terkubur pasir dan menganga hampa
sepanjang tubuhku

Jerambah Bolong, 2017

prb.jpg
sumber: rri.co.id
hpn1.jpg
sumber: inilampung.com

Komentar


Rise For Holiday